TerasSulsel.com, Pangkep – Himpunan Mahasiswa Teknologi Kemaritiman (HIMATEKMAR) Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) menggelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Gedung Terintegrasi Polipangkep. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 mahasiswa yang memiliki minat untuk mengembangkan keterampilan jurnalistik, khususnya dalam penulisan berita dan pengelolaan informasi di lingkungan kampus.

 

Pelatihan tersebut mengusung tema “Mengembangkan Keterampilan Dasar Jurnalistik Mahasiswa yang Kreatif, Kritis, dan Informatif”. Tema ini menjadi landasan kegiatan untuk mendorong mahasiswa agar tidak hanya mampu menulis berita, tetapi juga memiliki pola pikir kritis, kreatif dalam mengolah informasi, serta bertanggung jawab dalam menyampaikan fakta kepada masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Mudaksir, S.Pd., M.Pd., hadir sebagai pemateri yang memberikan pembekalan mengenai dasar-dasar jurnalistik dan teknik penulisan berita. Materi disampaikan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang peran penting jurnalistik dalam menyebarluaskan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Dalam pemaparannya, Mudaksir menekankan bahwa pemahaman terhadap paradigma jurnalistik merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap calon jurnalis sebelum terjun ke dunia pemberitaan. Menurutnya, jurnalistik bukan sekadar kegiatan menulis dan menyampaikan informasi, melainkan sebuah proses mencari, mengumpulkan, memverifikasi, mengolah, dan menyajikan fakta kepada publik.

 

Ia menjelaskan bahwa seorang jurnalis harus menjunjung tinggi kebenaran, mengedepankan keberimbangan, serta memperhatikan kepentingan publik dalam setiap produk pemberitaan. Oleh karena itu, mahasiswa yang ingin terlibat dalam kegiatan jurnalistik perlu membangun sikap kritis, teliti, dan tidak terburu-buru dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

 

“Dalam jurnalistik, fakta menjadi hal utama. Seorang jurnalis harus mampu membedakan fakta dan opini, melakukan verifikasi informasi, serta memastikan berita yang disampaikan tidak menyesatkan masyarakat,” demikian penekanan materi mengenai pentingnya profesionalisme dalam kerja jurnalistik.

 

Selain membahas paradigma jurnalistik, peserta juga mendapatkan materi mengenai teknik dasar penulisan berita dengan menerapkan unsur 5W+1H, yakni what (apa), who (siapa), when (kapan), where (di mana), why (mengapa), dan how (bagaimana). Keenam unsur tersebut menjadi dasar untuk menyusun berita yang lengkap, jelas, sistematis, dan mudah dipahami pembaca.

Peserta turut diperkenalkan dengan prinsip-prinsip Kode Etik Jurnalistik, pentingnya melakukan konfirmasi kepada narasumber, serta langkah-langkah memverifikasi informasi sebelum dipublikasikan. Pembekalan ini dinilai penting di tengah pesatnya perkembangan media digital dan maraknya penyebaran informasi yang belum tentu benar atau dapat dipertanggungjawabkan.

 

Melalui materi tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa kecepatan dalam menyampaikan informasi harus tetap diimbangi dengan ketepatan dan akurasi. Setiap informasi yang akan dipublikasikan perlu melalui proses pemeriksaan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun merugikan pihak lain.

 

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini mendapat sambutan antusias dari para peserta. Mereka mengikuti pemaparan materi dengan penuh perhatian untuk memperluas wawasan mengenai dunia jurnalistik dan meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan karya pemberitaan yang berkualitas.

 

Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri di bidang kepenulisan, komunikasi, dan penyebaran informasi. Keterampilan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dalam mendokumentasikan berbagai kegiatan kampus, menyampaikan aspirasi mahasiswa, serta mengangkat beragam potensi dan prestasi Polipangkep kepada masyarakat luas.

 

Melalui pelaksanaan PJTD, HIMATEKMAR Polipangkep diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya literasi dan jurnalistik di kalangan mahasiswa. Kehadiran jurnalis kampus yang memiliki kemampuan menulis, berpikir kritis, dan menjunjung tinggi etika menjadi salah satu unsur penting dalam membangun ekosistem informasi kampus yang sehat.

 

Dengan bekal pengetahuan dasar yang diperoleh selama pelatihan, para peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan jurnalistik secara berkelanjutan dan menghasilkan karya yang kreatif, kritis, informatif, serta bertanggung jawab.

 

Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam melahirkan jurnalis kampus Polipangkep yang profesional, berintegritas, dan mampu mengelola media kampus sebagai sarana penyampaian informasi yang kredibel, sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyuarakan gagasan dan berkontribusi positif bagi lingkungan akademik maupun masyarakat.

 

Pewarta : Muhammad Andi Arizki

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *