BARRU– Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, **Milawaty, S.Sos., M.M.**, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musyda) Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Barru Tahun 2026 di Aula MAN 1 Barru, Selasa (4/8/2026). Pembukaan Musyda turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru **Dr. H. Irman, S.Ag., M.Si.**, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Barru, Sudirman, Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, Ketua Pokjawas PAI, serta 35 peserta yang merupakan utusan dari tujuh kecamatan di Kabupaten Barru.
Mengangkat tema **”Memperkuat Solidaritas PAI Menuju KKG PAI yang Profesional, Inovatif dalam Mendukung Pendidikan Agama Islam yang Bermutu,”** Musyda menjadi forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi program kerja sekaligus memilih kepengurusan baru periode 2026–2030.
Ketua KKG PAI Kabupaten Barru periode 2021–2026, **Awaluddin Adam, S.Pd.I.**, dalam sambutannya sekaligus menyampaikan laporan panitia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Musyda yang berlangsung dengan dukungan penuh dari Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, serta seluruh pengurus dan guru Pendidikan Agama Islam se-Kabupaten Barru.
“Musyawarah Daerah ini bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mengevaluasi perjalanan organisasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Barru,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, **Dr. H. Irman, S.Ag., M.Si.**, menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan guru Pendidikan Agama Islam tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan.
Menurutnya, sinergitas kedua lembaga harus terus diperkuat, tidak hanya dalam pembinaan kompetensi, tetapi juga dalam memperjuangkan kesejahteraan guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Barru.
“Guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Karena itu, sinergi Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan harus terus dijaga agar pembinaan maupun perhatian terhadap kesejahteraan guru dapat berjalan beriringan,” tegasnya.
Membuka secara resmi kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, **Milawaty, S.Sos., M.M.**, mengajak seluruh guru Pendidikan Agama Islam untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, seorang guru harus memiliki semangat **lifelong learning** atau menjadi pembelajar sepanjang hayat. Dunia pendidikan terus berubah, sehingga guru dituntut untuk senantiasa belajar, memperbarui kompetensi, dan berinovasi dalam proses pembelajaran.
Beliau berharap KKG PAI menjadi ruang belajar bersama yang mampu memperkuat kompetensi guru melalui berbagai program pengembangan profesi yang berkelanjutan.

“KKG harus menjadi rumah belajar bagi guru Pendidikan Agama Islam. Dari sinilah lahir berbagai inovasi, kolaborasi, dan praktik-praktik baik yang nantinya akan berdampak pada meningkatnya mutu pendidikan di sekolah,” ujarnya.
Milawaty juga menekankan pentingnya menerapkan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada **meaningful learning**, **mindful learning**, dan **joyful learning**, sehingga proses belajar tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, membangun kesadaran, serta menyenangkan bagi peserta didik.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus KKG PAI Kabupaten Barru periode 2021–2026 atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun organisasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus KKG PAI yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Berbagai program yang telah terlaksana dengan baik hendaknya menjadi fondasi untuk terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh kepengurusan berikutnya,” tuturnya.
Usai pembukaan, Musyda dilanjutkan dengan agenda persidangan organisasi yang berlangsung demokratis. Forum akhirnya menetapkan **Hasbar, S.Pd.I.**, Ketua KKG PAI Kecamatan Balusu, sebagai Ketua KKG PAI Kabupaten Barru periode **2026–2030**.
Terpilihnya Hasbar diharapkan menjadi awal baru bagi KKG PAI Kabupaten Barru untuk semakin memperkuat solidaritas antaranggota, meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam, serta menghadirkan inovasi yang mendukung terwujudnya pendidikan agama Islam yang berkualitas di Kabupaten Barru.
*Abah





