Terassulsel.com-Dusun Lekkong, Kabupaten Enrekang — 30 Januari 2026, Upaya meningkatkan kesadaran finansial sejak dini terus digalakkan melalui kegiatan edukatif di lingkungan sekolah dasar. Salah satunya dilakukan di SDN 61 Lekkong melalui kegiatan sosialisasi bertajuk Peningkatan Literasi Keuangan Anak melalui Edukasi Menabung yang dilaksanakan oleh mahasiswi Universitas Hasanuddin, Durah Zahirah Ilham, dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk menanamkan pemahaman dasar tentang pengelolaan keuangan kepada siswa sejak usia dini. Melalui program ini, para siswa diperkenalkan pada pentingnya menabung, mengatur uang jajan, serta membiasakan pola hidup hemat dalam kehidupan sehari-hari.
Dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi keuangan pada anak usia sekolah dasar, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membentuk kebiasaan finansial yang positif. Pada usia tersebut, anak-anak mulai mengenal uang, namun masih membutuhkan arahan dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Oleh karena itu, edukasi menabung menjadi fondasi awal dalam membangun kesadaran finansial yang baik.
Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Siswa diberikan pemahaman mengenai manfaat menabung, cara menyisihkan uang jajan secara rutin, serta pentingnya memiliki tujuan keuangan. Selain itu, mereka juga diajak memahami contoh penggunaan uang secara bijak, seperti mendahulukan kebutuhan sekolah dibandingkan keinginan yang kurang mendesak.
Agar lebih menarik, penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui sesi tanya jawab, simulasi kasus sederhana, serta permainan edukatif. Metode ini terbukti mampu meningkatkan antusiasme siswa, sekaligus membantu mereka memahami konsep menabung dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SDN 61 Lekkong dapat mulai membangun kebiasaan menabung secara konsisten, lebih bijak dalam mengelola uang, serta memiliki kesadaran finansial sejak dini. Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi muda yang mandiri, disiplin, hemat, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan mereka di masa depan.



