Terassulsel.com, Pangkep–Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Permata Ilmu Maros resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada Jumat (19/9/2025).

Kesepakatan MoU ini ditandatangani langsung oleh Rektor ITEKES Permata Ilmu Maros, Dr. H. Syahruddin, S,Pd., M.Pd. dengan Bupati Pangkep, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si. di Rumah Jabatan Bupati Pangkep. MoU ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, program Kampus Berdampak, hingga penerimaan mahasiswa baru (PMB).

Sebagai langkah nyata kampus berdampak, ITEKES Permata Ilmu Maros akan melakukan paradigma baru untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga menjadi pusat perubahan untuk kesejahteraan sosial. Tujuan utamanya adalah menjadikan kampus sebagai motor penggerak solusi atas tantangan nyata yang dihadapi masyarakat. Dalam sambutannya, Rektor ITEKES Permata Ilmu Maros menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi, tidak hanya di lingkup akademik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

“ITEKES Permata Ilmu hadir bukan hanya untuk mencetak lulusan yang unggul, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui MoU ini, kami akan fokus pada program desa binaan di wilayah Pangkep, terutama di kawasan kepulauan yang membutuhkan perhatian khusus,” ujar Pak Rektor H. Syahruddin. Bupati Pangkep, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia bahkan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kegiatan ITEKES Permata Ilmu, termasuk memfasilitasi alat transportasi laut kalau ada kegiatan  akademik di kepulauan Pengkep.

“Pangkep memiliki banyak pulau yang potensial untuk dikembangkan namun aksesnya cukup menantang. Saya siap meminjamkan kapal milik pemerintah daerah agar tim ITEKES Permata Ilmu dapat menjangkau pulau-pulau tersebut dalam rangka pelaksanaan program akademik termasuk desa binaan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” tegas Pak Bupati Pangkep H. Muhammad Yusran Lalogau.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat kolaborasi akademik antara kampus dan pemerintah daerah, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pangkep, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan pengembangan potensi lokal. Kegiatan penandatanganan MoU turut dihadiri oleh jajaran pimpinan ITEKES Permata Ilmu Maros, diantaranya Wakil Rektor III Pither, S.Pd., M.Si., Kepala BAAK Dr. H. Burhan Karim, M.Pd. Ketua Prodi Administrasi Kesehatan, Heriani, S.KM., M.Kes., Dosen Dr. H. Madeamin, M.pd., dan staf Ogi. Perwakilan Pemkab Pangkep, ikut mendampingi Bupati Pangkep yakni Kepala Bagian Pemerintahan Pemda Pangkep Drs. Azrul Aziking dan beberapa staf.

Dengan adanya dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Pangkep, ITEKES Permata
Ilmu Maros optimistis dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan desa binaan unggulan di Kabupaten Pangkep, serta menjadikan kepulauan sebagai laboratorium alam untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat. (Sypi)

 

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *