Terassulsel.com,MAKASSAR – Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Permata Ilmu Maros menggelar Wisuda Sarjana Perdana pada Sabtu, 3 Oktober 2026, bertempat di Hotel Dalton Makassar. Wisuda perdana ini menjadi tonggak bersejarah bagi perjalanan institusi yang mulai beroperasi sejak tahun 2020.

Wisuda perdana tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan. Selain menjadi momen pengukuhan para lulusan, kegiatan ini sekaligus menandai keberhasilan ITEKES Permata Ilmu Maros dalam menjalankan proses pendidikan tinggi hingga menghasilkan lulusan sarjana pertamanya.
Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana tersebut dipimpin oleh Rektor ITEKES Permata Ilmu Maros, Dr. H. Syahruddin, S.Pd., M.Pd., dan dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX, Syahruddin, S.T., M.T.
Sementara itu, kehadiran perwakilan LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara menjadi bagian penting dalam prosesi wisuda perdana tersebut. Kehadiran LLDIKTI sekaligus mencerminkan dukungan pemerintah terhadap pengembangan dan peningkatan mutu perguruan tinggi swasta di Sulawesi Selatan dan wilayah Sultanbatara.
Hadir pula Pembina Yayasan Islam Permata Ilmu, Ir. H. Achmad Rizal, M.T., Ketua Yayasan Islam Permata Ilmu, Hj. St. Rahmawati, S.Pd., serta Andi Muhammad Amir, S.H., M.H., yang merupakan Rektor pertama ITEKES Permata Ilmu Maros.
Wisuda perdana tersebut mengukuhkan sebanyak 15 orang lulusan yang berasal dari empat program studi. Berdasarkan surat rekomendasi wisuda LLDIKTI Wilayah IX, seluruh 15 calon wisudawan yang diusulkan dinyatakan memenuhi persyaratan. Dokumen yang sama juga mencatat bahwa ITEKES Permata Ilmu Maros telah memperoleh akreditasi institusi dengan status Baik yang berlaku sampai 7 Oktober 2030.
Dalam sambutannya, perwakilan Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Syahruddin, S.T., M.T., menekankan pentingnya pengelolaan dan manajemen mutu yang baik dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
“kualitas lulusan tidak dapat dipisahkan dari kualitas tata kelola perguruan tinggi. Karena itu, perguruan tinggi perlu membangun sistem penjaminan mutu yang kuat, konsisten, dan berkelanjutan pada seluruh proses akademik”, ungkap Syahruddin yang juga selaku Kepala Bagian Umum LLDikti Wil. 9 Sultan Batara.

Manajemen mutu yang baik tidak hanya menyangkut pemenuhan administrasi kelembagaan, tetapi juga kualitas pembelajaran, kompetensi dosen, pelayanan mahasiswa, pengelolaan kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga budaya mutu di lingkungan kampus.
Melalui pengelolaan mutu yang baik, perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan lulusan yang benar-benar memiliki kompetensi, daya saing, integritas, dan kemampuan
beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja serta kebutuhan masyarakat.
Pesan tersebut menjadi penting bagi ITEKES Permata Ilmu Maros yang kini memasuki fase baru setelah berhasil meluluskan mahasiswa pada wisuda perdananya.
Ketua Yayasan Islam Permata Ilmu, Hj. St. Rahmawati, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pesan khusus kepada seluruh alumni agar tidak menjadikan wisuda sebagai akhir dari proses pembelajaran.
Ia mengingatkan bahwa gelar sarjana merupakan awal dari perjalanan yang lebih panjang. Para alumni diharapkan terus belajar, mengembangkan kapasitas diri, membangun keterampilan, serta tidak berhenti berkarya.
“Keberhasilan seorang sarjana tidak hanya diukur dari kemampuan memperoleh pekerjaan atau mencapai keberhasilan secara pribadi, tetapi juga dari sejauh mana ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan Masyarakat”, ungkap Hj. St. Rahmawati.
Para alumni juga diingatkan agar tetap menjaga nama baik almamater serta terus mengembangkan diri mengikuti perubahan zaman.
Semangat belajar sepanjang hayat, bekerja dengan sungguh-sungguh dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat menjadi pesan utama yang disampaikan kepada para lulusan pada momentum wisuda perdana tersebut.
Berdasarkan daftar resmi yang telah diverifikasi LLDIKTI Wilayah IX, 15 wisudawan yang mengikuti wisuda perdana berasal dari empat program studi.
Dari Program Studi S1 Pengelolaan Sumber Daya Perairan, wisudawan yang dikukuhkan adalah Erwin dan Sandy Amalia Rahmat.
Dari Program Studi S1 Administrasi Kesehatan, wisudawan terdiri atas Jumiati, Fadhilah Rahmat, Niken Ayu Andira, Ripki Adiaksa, Nanda Suardi, Putri Hardiyanti, Supirda, dan Nurannisa.
Sementara dari Program Studi S1 Sosial Ekonomi Perikanan, lulusan yang diwisuda adalah Abdul Rahman, Sartian, dan Samsinar.
Adapun dari Program Studi S1 Kewirausahaan, lulusan yang dikukuhkan adalah Muh. Ilham dan Ayu Astuti.

Dalam wisuda perdana tersebut, ITEKES Permata Ilmu Maros juga memberikan penghargaan kepada wisudawan berprestasi dari setiap program studi.
Untuk Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Perairan, predikat wisudawan terbaik diraih oleh Erwin.
Untuk Program Studi Kewirausahaan, wisudawan terbaik diraih oleh Ayu Astuti.
Dari Program Studi Administrasi Kesehatan, predikat wisudawan terbaik diberikan kepada Putri Hardiyanti.
Sementara untuk Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, predikat wisudawan terbaik diraih oleh Samsinar.
Adapun predikat Wisudawan Terbaik Tingkat Perguruan Tinggi ITEKES Permata Ilmu Maros pada wisuda perdana tahun 2026 diraih oleh Fadhilah Rahmat dari Program Studi Administrasi Kesehatan dengan IPK 4.00 Predikat Cum Laude.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi institusi terhadap prestasi akademik para mahasiswa selama menjalani proses pendidikan.
Rektor ITEKES Permata Ilmu Maros, Dr. H. Syahruddin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda perdana tersebut.
Momentum ini dinilai memiliki makna khusus karena ITEKES Permata Ilmu Maros memperoleh izin operasional pada September 2020, ketika pandemi Covid-19 masih berlangsung dan berbagai aktivitas pendidikan menghadapi keterbatasan.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, institusi terus membangun proses akademik, meningkatkan layanan pendidikan, mengembangkan sumber daya manusia, serta mendampingi mahasiswa hingga akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan.
Rektor juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Yayasan Islam Permata Ilmu, LLDIKTI Wilayah IX, para dosen, tenaga kependidikan, seluruh mitra, serta orang tua mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap proses pendidikan di ITEKES Permata Ilmu Maros.

Kepada para wisudawan, Rektor mengingatkan bahwa wisuda bukan akhir perjalanan, tetapi awal untuk menerapkan ilmu dan kompetensi di tengah masyarakat.
Para lulusan diharapkan mampu menjaga nama baik almamater, memiliki integritas, terus meningkatkan kompetensi, serta menjadi sarjana yang mampu memberikan kontribusi nyata di bidang masing-masing.
Wisuda perdana dilaksanakan melalui Sidang Senat Terbuka ITEKES Permata Ilmu Maros.
Anggota Senat ITEKES Permata Ilmu Maros yang hadir dalam prosesi tersebut terdiri atas:
Rektor/Ketua Senat: Dr. H. Syahruddin, S.Pd., M.Pd.
Anggota Senat: Drs. H.A.M. Arifin Ali, M.Hum.; Aminuddin, S.Pi., M.Pi.; Pither S., S.Pd., M.Si.; Drs. M. Gusri, S.H., M.H.; Dr. H. Burhan, M.Pd.; Heriani, S.KM., M.KM.; Herawati, S.Pi., M.Pi.; Hj. Rosmawati, S.E., M.M.; Herwandi, S.Pd., M.Pd.; Kartini, S.Pi., M.Pi.; dan drh. Nur Ilmi Ramadhani S.
Kehadiran para anggota senat tersebut menandai pelaksanaan prosesi akademik tertinggi di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus menjadi bagian dari sejarah pertama pengukuhan lulusan ITEKES Permata Ilmu Maros. (Sypi)





