TerasSulsel, Barru, 21 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha muda di era transformasi digital, Tim Program Kreativitas Masyarakat (PKM) melaksanakan kegiatan bertajuk “Akselerasi Administrasi Perizinan OSS-RBA dan Mitigasi Risiko Hukum Bisnis Kopi Melalui Pendampingan Literasi Gemini AI pada Wirausaha Muda Barru” yang berlangsung di Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Puspitasari Rusdi, S.H., M.H. selaku Ketua Pelaksana, didampingi oleh Erlika Sari, S.H., M.H. dan Muhammad Ishak, S.E., M.A.P. sebagai anggota tim. Program tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan yang legal, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan difokuskan pada tiga aspek strategis, yaitu percepatan pengurusan perizinan usaha melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA), peningkatan pemahaman mengenai mitigasi risiko hukum dalam menjalankan usaha, serta penguatan literasi kecerdasan buatan melalui pemanfaatan Gemini AI sebagai alat bantu pengembangan bisnis.

Peserta yang sebagian besar merupakan wirausaha muda sektor kopi memperoleh pendampingan langsung terkait proses perizinan usaha, identifikasi risiko hukum yang berpotensi muncul dalam kegiatan usaha, serta praktik penggunaan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung pemasaran, pengelolaan informasi, dan pengembangan strategi bisnis.

Ketua pelaksana kegiatan, Puspitasari Rusdi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penguatan kapasitas pelaku usaha saat ini tidak cukup hanya berfokus pada kreativitas produk semata, tetapi juga harus didukung oleh pemahaman regulasi dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital.

“Wirausaha muda perlu dibekali kemampuan yang komprehensif mulai dari legalitas usaha, kesadaran terhadap risiko hukum, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan agar mampu menciptakan usaha yang berkelanjutan, profesional, dan kompetitif di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi kelompok, praktik pendampingan pengurusan perizinan OSS-RBA, serta konsultasi langsung terkait persoalan hukum dan strategi pengembangan usaha. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap sesi, khususnya pada praktik penggunaan Gemini AI untuk mendukung aktivitas usaha sehari-hari.

Program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha muda di Kabupaten Barru yang memiliki usaha yang legal, memahami aspek hukum bisnis, serta mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana inovasi dan peningkatan produktivitas usaha. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor usaha mikro dan kewirausahaan berbasis generasi muda.

Melalui Program Kreativitas Masyarakat ini, tim pelaksana menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan perkembangan zaman.

“Membangun Usaha yang Legal, Mengelola Risiko dengan Bijak, dan Berinovasi melalui Teknologi untuk Masa Depan Wirausaha Barru yang Lebih Maju.”

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *