Terassulsel.com, PALOPO — Universitas Mega Buana (UMB) Palopo kembali menegaskan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial melalui program unggulan UMB Care.
Kali ini, aksi nyata tersebut diwujudkan dengan menyalurkan bantuan berupa 1.000 kantong darah (blood bag) guna mendukung ketersediaan fasilitas medis di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Palopo.
Bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan secara simbolis di sela-sela kemeriahan acara Jalan Sehat yang digelar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-17 UMB Palopo. Prosesi penyerahan berlangsung khidmat di Pelataran Kampus 2 Fakultas Kedokteran UMB Palopo pada Minggu, 21 Juni 2026.
Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA, menyampaikan bahwa pemenuhan fasilitas medis seperti kantong darah merupakan hal yang sangat krusial demi menunjang keselamatan jiwa pasien yang membutuhkan transfusi darah di wilayah Palopo dan sekitarnya. Melalui bantuan blood bag ini, pihak kampus berharap dapat memberikan manfaat langsung yang signifikan bagi kelancaran operasional PMI Cabang Palopo, yang pada akhirnya tentu berdampak besar bagi pelayanan kesehatan masyarakat luas. Penyaluran 1.000 kantong darah ini nantinya akan didistribusikan secara bertahap melalui manajemen program UMB Care agar pemanfaatannya dapat berjalan secara efektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan.
Sebagai informasi, UMB Care merupakan program kepedulian sosial yang digagas langsung oleh para pendiri Universitas Mega Buana Palopo, yakni H. Rahim Munir, SP., MM. bersama Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA. Sejak awal dibentuk, program ini konsisten menjadi motor penggerak berbagai aksi sosial kemasyarakatan yang menyentuh berbagai sektor. Selain bantuan di bidang kesehatan seperti pengadaan kantong darah ini, UMB Care secara rutin menyalurkan berbagai program kemanfaatan lainnya, mulai dari bantuan pembangunan dan operasional berkala untuk rumah-rumah ibadah, pembagian paket sembako bagi lansia dan keluarga kurang mampu, hingga pemberian beasiswa pendidikan penuh bagi mahasiswa berprestasi yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua PMI Cabang Palopo, H. Haedir Basir, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Mega Buana Palopo atas sumbangan seribu kantong darah tersebut. Ia menyebut kepedulian ini sangat luar biasa dan sangat membantu di waktu yang tepat. Haedir mengungkapkan bahwa saat ini Palang Merah Indonesia sebenarnya sedang berada dalam situasi menghadapi krisis ketersediaan fasilitas penunjang, dan kehadiran UMB Palopo di tengah-tengah kondisi tersebut menjadi solusi yang sangat berharga.
Lebih lanjut, Haedir Basir menjelaskan bahwa dalam operasionalnya, PMI Cabang Palopo tidak hanya melayani kebutuhan di lingkup Kota Palopo saja, melainkan juga mencakup daerah sekitarnya seperti Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur. Menurutnya, sumbangan ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tujuan mulia UMB Palopo yang telah ikhlas membantu sesama, mengingat setitik darah dapat menyelamatkan nyawa manusia sekaligus memberikan keberkahan. Dengan adanya bantuan seribu kantong darah ini, UMB Palopo dinilai telah berkontribusi nyata dalam menyelamatkan seribu jiwa manusia. Langkah konkret ini menjadi bukti filosofi kampus yang tidak hanya fokus pada keunggulan akademik, tetapi juga konsisten menyebarkan dampak positif bagi masyarakat. (*)





