TerasSulsel, BARRU – Nasib ratusan mahasiswa lokal di Kabupaten Barru kini berada di ujung tanduk akibat ketidakpastian regulasi beasiswa Pemkab Barru. Hingga pertengahan tahun 2026, janji pemerintah daerah untuk merevisi Peraturan Bupati (Perbup) terkait realisasi beasiswa belum menunjukkan tanda-tanda perkembangan.

 

Padahal, tuntutan ini telah disuarakan secara masif oleh Aliansi Raksasa saat menggelar audiensi akbar di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Barru bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Mei lalu.

 

Fokus utama revisi tersebut adalah penyesuaian syarat akreditasi jurusan bagi kampus-kampus lokal yang sedang berkembang dan memiliki program studi baru.

 

Kabid PPPPD DPP GAPPEMBAR (Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pemuda Pelajar Mahasiswa Barru), Musriadi, S.I.Pem., sangat menyayangkan lambatnya respons dan tidak ada transparansi pemerintah daerah dalam menangani persoalan krusial ini.

 

“Kami sangat menyayangkan sikap Pemkab Barru yang hingga hari ini belum memberikan kejelasan terkait agenda revisi Perbup tersebut. Ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan tentang masa depan dan nasib ratusan mahasiswa lokal yang haknya dipertaruhkan,” tegas Musriadi saat memberikan keterangan pers, Selasa (14/7/2026).

 

Musriadi mempertanyakan komitmen keberpihakan pemerintah daerah terhadap putra-putri daerah sendiri. Menurutnya, aturan akreditasi yang kaku dalam Perbup Yang sekarang membuat mahasiswa di kampus lokal yang prodinya baru berkembang tidak bisa mengakses bantuan pendidikan tersebut.

 

“Kami jadi bertanya-tanya, apakah bantuan beasiswa ini sebenarnya tidak diperuntukkan untuk adik adik kita sebagai mahasiswa lokal? Mengapa regulasinya justru mempersulit adik adik Mahasiswa yang kuliah di daerah sendiri?” kritik Musriadi.

 

Melihat kondisi yang berlarut-larut tanpa kepastian, Aliansi Raksasa menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah Pasti. Jika dalam waktu dekat Pemkab Barru tetap abai dan tidak segera membuka terkait posisi Tahapan revisi Perbup tersebut, dan dengan itu pula Mahasiswa Sudah Tau Keberpihakan Pemda terhadap Mahasiswa Lokal.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *