TerasSulsel, Barru— Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, H. Irman, S.Ag., M.Si., menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pembinaan kepada Guru PAI Sekolah Dasar yang digelar oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Barru di Gedung PKG Kecamatan Barru, Rabu (10/6/2026).

 

Dalam arahannya, H. Irman menyampaikan empat poin penting yang harus menjadi perhatian para guru PAI agar mampu menjalankan perannya secara optimal sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan bagi peserta didik.

 

Pertama, guru PAI harus terus membekali diri dengan kompetensi yang mumpuni serta mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, perubahan yang terjadi di berbagai bidang menuntut guru untuk senantiasa meningkatkan kapasitas diri agar pembelajaran yang diberikan tetap relevan dengan kebutuhan peserta didik.

 

Kedua, guru perlu memahami situasi dan kondisi peserta didik yang saat ini tumbuh dan berkembang di era digital. Perkembangan teknologi informasi telah memengaruhi pola belajar, cara berpikir, serta karakter generasi saat ini. Oleh karena itu, guru dituntut untuk mampu memahami karakteristik peserta didik dan menyesuaikan pendekatan pembelajaran yang digunakan.

 

“Guru PAI harus mampu membaca kondisi peserta didik saat ini agar pembelajaran yang diberikan dapat diterima dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perkembangan mereka,” ujar H. Irman.

Poin ketiga yang ditekankan adalah pentingnya keaktifan guru dalam kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG). Menurutnya, KKG merupakan wadah yang sangat strategis untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta bertukar pikiran dalam mencari solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran di kelas.

 

Selain itu, H. Irman juga mengingatkan agar guru tidak terjebak dalam pola pembelajaran yang monoton. Guru PAI harus mampu menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran sehingga lebih menarik, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik.

 

Sebagai contoh, pembelajaran dapat dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan yang melibatkan siswa secara aktif, seperti perlombaan, praktik keagamaan, proyek kolaboratif, maupun kegiatan kreatif lainnya yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

 

Melalui empat amanah tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru berharap seluruh guru PAI mampu menjadi pendidik yang adaptif terhadap perkembangan zaman, aktif dalam pengembangan profesi, serta inovatif dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas demi terwujudnya generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *