Terassulsel.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di Kabupaten Barru Kec.Tanete Riaja, Sulawesi Selatan, Sabtu 21 Februari 2026.
Evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu paiber. Meskipun hujan telah reda menjadi gerimis, genangan air masih tetap ada dan menghambat aktivitas masyarakat.
“Jalan utama termasuk bagian dari jalan nasional yang merupakan jalur Trans Sulawesi juga terdampak, menyulitkan aksesibilitas dan mobilitas warga,” kata Kalaksa BPBD kab.Barru dalam keteranganya.
Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, tengah menghadapi situasi darurat setelah banjir melanda beberapa wilayah akibat curah hujan tinggi yang terus menerus sejak malam Minggu.

Sungai utama seperti Sungai Ralla di Kecamatan Tanete Riaja, Sungai Libureng dan Sungai waenunge di Kecamatan Barru, Sungai meluap pada pukul 21:00 WITA, menyebabkan genangan air yang mencapai tinggi 90 hingga 50 cm di beberapa titik pemukiman Wilayah terdampak baanjir.
Informasi dari BPBD Kab. Barru, data resmi terkait data masih dalam proses pendataan termasuk kerugian materiil mencakup kerusakan rumah, fasilitas umum, dan fasilitas pendidikan.
Tujuan utamanya adalah mengevakuasi lansia dan bayi yang terdampak bencana banjir, melindungi nyawa, dan memulihkan kondisi sosial-ekonomi masyarakat terdampak.





