terassulsel.com, Sinjai – Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang profesional, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyelenggarakan Training Service Excellence bagi pelaksana Mal Pelayanan Publik (MPP) pada 6–7 Desember di Aula Wisma Sanjaya.

Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Sosial dan SDM, H. Andi Mandasini, yang menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan sikap kerja sebagai fondasi utama dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas.

“MPP adalah garda terdepan pemerintah dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Karena itu, pelayanan harus mencerminkan profesionalisme, empati, serta kecepatan dalam menyelesaikan kebutuhan publik,” tegas Andi Mandasini.

Ia juga menegaskan bahwa konsep pelayanan prima tidak hanya sebatas keramahan, tetapi mencakup pemahaman regulasi, kemampuan memecahkan masalah, serta menjaga integritas dan akuntabilitas demi membangun kepercayaan masyarakat.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari berturut-turut ini menghadirkan narasumber Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Dr. Ismu Iskandar, ST., MM., serta tim dari Yayasan Adil Sejahtera (YAS) Sulawesi Selatan yang terdiri dari Yanwar Bumulo, S.Kom., Dr. Wahyu, S.E., M.Si., Ilham Iskandar, S.E., dan Achmad Faisal, S.IP.

Kepala DPMPTSP Sinjai, Lukman Dahlan, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari roadmap penguatan kelembagaan MPP Sinjai agar mampu menjadi pusat pelayanan publik yang modern dan terpercaya di masyarakat.

“Harapan kami, setelah mengikuti bimtek ini, para petugas tidak hanya lebih terampil secara teknis, tetapi juga memiliki semangat baru untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Sebanyak 22 Organisasi Penyelenggara Pelayanan yang tergabung dalam MPP Sinjai turut ambil bagian dalam pelatihan ini, baik dari instansi vertikal, BUMN/BUMD, maupun perangkat daerah.

Dokumentasi Peserta Memaparkan Hasil Diskusi Kelompok

Sementara itu, Ketua Tim Instruktur YAS Sulsel, Yanwar Bumulo, berharap para peserta dapat membiasakan diri melayani dengan ikhlas dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh.

“Budaya pelayanan yang baik akan tumbuh dari kebiasaan melayani dengan ikhlas,” pungkasnya.

Share:

rmx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *