Terassulsel.com-Kepala Pelaksana BPBD Barru H.Umar S. S.KM.M,Kes. Mengingatkan bahwa bencana alam bisa terjadi kapan saja, sehingga kesiapsiagaan masyarakat sangat penting. Menurut H. Umar, program Desa Tangguh Bencana yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Jangan, Jangan Kec. Pujananting Kabupaten Barru dilaksanakan dalam dua hari, selasa 09, September 2025. Sampai Rabu,10 September, merupakan langkah konkret untuk membangun desa yang lebih kuat, siap, dan mandiri dalam menghadapi ancaman bencana.
“Bencana alam datang tidak mengenal waktu, maka kesiapsiagaan harus menjadi prioritas utama,” tegas H.umar.
Program Desa Tangguh Bencana menitikberatkan pelatihan dan simulasi bagi masyarakat desa. Melalui program desa, warga belajar mengenali potensi risiko bencana di dusun mereka. Masyarakat juga mengikuti pelatihan tanggap darurat, simulasi evakuasi dan penyelamatan orang tenggelam di sungai dan cara memakai apar serta menyusun rencana kontinjensi, sejarah bencana yang sering terjadi dari tahun 1995 sampai tahun 2025, atau rencana darurat yang matang. Dengan bekal pengetahuan dan latihan ini, diharapkan setiap desa dapat menghadapi situasi darurat dengan terencana dan terkoordinasi.

H.umar juga mengimbau semua warga aktif berpartisipasi dalam program tersebut. Menurutnya, penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah atau petugas saja.
“Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam setiap proses,” ujarnya. Semakin banyak warga yang terlibat dalam kegiatan kesiapsiagaan, semakin baik kesiapan desa menghadapi bencana.
Lebih lanjut, kepala pelaksana BPBD Barru H. Umar. S,KM.M,Kes berharap semangat gotong-royong masyarakat dapat semakin menguat di setiap desa. Dengan bergotong-royong, ia yakin desa akan menjadi lebih aman dan tangguh menghadapi bencana alam. “Gotong-royong warga desa adalah modal utama agar program ini berhasil,” pungkasnya.
Dengan kerja sama dan kebersamaan tersebut, diharapkan desa-desa di seluruh Kabupaten Barru menjadi lebih siaga menghadapi berbagai bencana. Kesiapsiagaan kolektif dan kebersamaan akan mewujudkan cita-cita desa tangguh bencana yang aman dan mandiri.
Reporter: Sudi





